Uji Aktivitas Analgetik Ekstrak Rimpang Bangle (Zingiber purpureum R.) Pada Tikus Putih Jantan Dengan Metode Writhing Test
Isi Artikel Utama
Abstrak
Nyeri merupakan suatu sensasi emosional yang tidak menyenangkan disebabkan karena adanya kerusakan pada jaringan. Tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan nyeri adalah tanaman rimpang bangle. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui mengetahui aktivitas analgetik dari ekstrak etanol 96% rimpang bangle pada tikus putih jantan galur wistar dan mengetahui dosis yang paling efektif yang dapat menimbulkan efek analgetik. Serbuk rimpang bangle diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Dalam penelitian ini digunakan metode Writhing test pada 25 ekor tikus putih jantan dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok I sebagai kontrol negatif diberikan CMC Na 1%, kelompok II sebagai kontrol positif diberikan asam mefenamat, kelompok III, IV dan V diberikan ekstrak etanol rimpang bangle dosis 30,843 mg/ 200g BB, 61,686 mg/ 200g BB, 123,372 mg/ 200g BB. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah jumlah geliat hewan uji dan waktu reaksi respon hewan uji (dalam detik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis ekstrak 30,843 mg/ 200 g BB, 61,686 mg/ 200 g BB dan 123,372 mg/ 200 g BB sebanding dengan kontrol positif dan berbeda dengan kelompok yang diberi kontrol negatif. Dosis ekstrak 123,372 mg/ 200 g BB sebanding dengan kontrol positif menunjukkan bahwa dosis ekstrak 123,372 mg/ 200 g BB mempunyai aktifitas analgetik paling tinggi.