Evaluasi Penggunaan Obat Triheksifenidil Sebagai Terapi Adjuvan Pada Pasien Fangguan Afektif Bipolar Di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar Belakang : Gangguan afektif bipolar adalah gangguan mental yangmenyerang kondisi psikis, ditandai dengan perubahan suasana hati berupa mania dan depresi. Tingginya kasus kesehatan mental di Indonesia menjadi salah satu tantangan pengobatan khususnya pada dunia farmasi. Evaluasi penggunaan obat merupakan suatu program jaminan mutu yang terstruktur, serta memberikan jaminan bahwa obat yang diberikan sudah tepat, aman, dan efektif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan triheksifenidil pada pasien gangguan afektif bipolar di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional retrosfektif dengan pendekatan cross-sectional yang bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan pada penelitian yaitu informasi tetulis dalam rekam medik pasien gangguan jiwa yang terdiagnosa gangguan afektif bipolar yang mendapatkan terapi obat triheksifenidil di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebanyak 93 pasien terdiagnosa gangguan afektif bipolar yang menggunakan triheksifenidil, didapatkan hasil pengujian ANOVA pada evaluasi penggunaan obat menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,021<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data memiliki perbedaan dari variabel penelitian. Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi penggunaan obat triheksifenidil pada pasien gangguan afektif bipolar adalah tepat dan sesuai dengan rasionalitas penggunaan obat