UJI CEMARAN MIKROBA ANGKA LEMPENG TOTAL (ALT) DAN ANGKA KAPANG KHAMIR (AKK) PADA EKSTRAK ETANOL UMBI LOBAK PUTIH (Raphanus sativus L.)

Isi Artikel Utama

Kasmal Ilham
Wahyu Yuliana Solikah
Emelda Emelda
Rizal Fauzi

Abstrak

Lobak putih (Raphanus sativus L.) merupakan salah satu tanaman pangan yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku sediaan obat tradisional dan pangan fungsional. Kualitas mikrobiologis ekstrak sangat menentukan aspek keamanan produk, terutama terkait keberadaan cemaran mikroba. Dengan mengukur Total Plate Count (TPC) dan Yeast and Mold Count (YMC), penelitian ini bertujuan untuk menilai kontaminasi mikrobiologis ekstrak etanol umbi lobak putih. Untuk mengukur mikroorganisme hidup yang dinyatakan sebagai CFU/g, percobaan dilakukan menggunakan teknik tuang cawan petri pada agar plate count (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai TPC dan YMC ekstrak etanol keduanya kurang dari 1 × 10¹ CFU/g. Nilai ini berada jauh di bawah batas maksimum yang diprasyaratkan BPOM nomo 29 tahun 2023 yaitu ≤ 10⁵ CFU/g untuk ALT dan ≤ 10³ CFU/g untuk AKK. Hasil ini menegaskan bahwa proses ekstraksi dan penanganan bahan telah menghasilkan ekstrak dengan tingkat kontaminasi yang sangat rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol umbi lobak putih memenuhi persyaratan keamanan mikrobiologis dan layak digunakan sebagai kandidat bahan baku dalam pengembangan produk obat tradisional.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ilham, K., Solikah, W. Y., Emelda, E., & Fauzi, R. (2025). UJI CEMARAN MIKROBA ANGKA LEMPENG TOTAL (ALT) DAN ANGKA KAPANG KHAMIR (AKK) PADA EKSTRAK ETANOL UMBI LOBAK PUTIH (Raphanus sativus L.). Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 8(2), 36-41. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol8no2p36-41
Bagian
Articles