Variasi Komponen Informasi Obat Pada Etiket Obat Resep

Isi Artikel Utama

Isnenia Isnenia
Ahmad Bayu Satriawan

Abstrak

Etiket obat resep sebagai sarana, media komunikasi antar tenaga kefarmasian dengan pasien.  Etiket obat resep yang tidak memadai dapat menjadi sumber utama dalam kejadian medication error. Hal ini dapat diperparah dengan keanekaragaman etiket, format, design, dan komponen informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi etiket yang ada di puskesmas Kota Bandar Lampung serta untuk mengetahui tingkat manfaat etiekt terhadap pengobatan. Penelitian ini dilakukan secara crosssectional terhadap pasien hipertensi mengenai etiket dan tingkat manfaatnya, serta observasi etiket pada empat puskesmas. Hasil yang diperoleh bahwa terdapat dua bahan dalam menuliskan etiket. Setiap puskesmas memiliki format penulisan etiket. Etiket yang menyatu dengan plastik klip obat tidak memiliki identitas fasilitas pelayanan kefarmasian berupa nama, alamat, dan izin apoteker. Bagi etiket kertas tercetak/printed, informasi ini sebagai template yang akan tercetak pada semua bahan etiket yang akan digunakan. Informasi tanggal dan nomor resep, nama pasien, aturan pakai, dan waktu minum obat ada pada semua puskesmas. Hanya ada satu puskesmas yang memiliki format alamat, tanggal lahir, kegunaan, efek samping, nama obat, dan expired date. Lebih dari 90% responden menilai etiket yang diberikan sudah baik dan memiliki tingkat manfaat yang tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa adanya variasi pada bahan, format dan komponen informasi yang disertakan di etiket. Etiket obat dinilai oleh pasien memiliki tingkat manfaat yang tinggi dalam proses pengobatan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Isnenia, I., & Satriawan, A. B. (2025). Variasi Komponen Informasi Obat Pada Etiket Obat Resep. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 8(2), 23-28. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol8no2p23-28
Bagian
Articles