Eksplorasi Potensi Antidiabetes Senyawa Khas Bunga Telang (Clitoria ternatea (L.)) Terhadap Reseptor PPAR-γ Melalui Penambatan Molekuler

Isi Artikel Utama

Titin Sulistiowati
Syaiful Prayogi
Resa Frafela Rosmi
Aziez Ismunandar
Eka Trisnawati

Abstrak

Diabetes mellitus tipe 2 adalah jenis diabetes yang berkaitan dengan resistensi dan gangguan sekresi insulin akibat kelainan fungsi sel beta pancreas. Bunga telang (Clitoria ternatea (L.) memiliki kandungan senyawa fenolik, flavonoid dan antosianin yang berpotensi sebagai antidiabetes. Salah satu reseptor yang menjadi target pengobatan diabetes adalah PPAR-γ. Tujuan dilakukan penelitian ini, untuk menentukan jenis antosianin bunga telang yang memiliki aktivitas terbaik dibandingkan dengan ligan pioglitazone, interaksi yang terbentuk dan analisis profil farmakokinetik serta toksisitasnya. Metode yang digunakan adalah molecular docking dengan Autodock Vina, dilakukan 3 kali percobaan untuk memastikan keakuratan hasil. Hasil docking menunjukkan senyawa antosianin memiliki energi ikatan lebih rendah dibandingkan pioglitazone. Senyawa terbaik dimiliki oleh senyawa Ternatin A2(-10,46 ± 0,66 kcal/mol).  Selain itu, senyawa flavonoid seperti Quercetin 3-O-rutinoside (-10,56 ± 0,00 kcal/mol) dan Kaempferol 3-neohesperidoside (-9,70 ± 0,00 kcal/mol) menunjukkan afinitas setara dengan antosianin. Uji t untuk semua senyawa menghasilkan nilai 0,00 (<0,05), menandakan signifikansi statistik yang kuat. Interaksi dominan melibatkan ikatan hidrogen dan hidrofob pada residu Cys285, Arg288 serta Ile341 yang bertindak sebagai agonis parsial. Prediksi ADME menunjukkan senyawa memiliki profil farmakokinetik yang cukup baik pada aspek metabolisme dan distribusi, namun memiliki tantangan pada aspek absorpsi dan ekskresi. Hasil prediksi toksisitas juga menunjukkan seluruh senyawa termasuk kategori tinggi, dan dua di antaranya bersifat mutagenik. Seluruh senyawa antosianin memiliki potensi sebagai agonis parsial/SPPARγM khususnya pada senyawa Ternatin A2. Namun, karena ada keterbatasan dalam absorpsi dan ekskresi serta toksisitas, studi lanjutan terkait modifikasi struktur dan eksperimental sangat diperlukan untuk mengkonfirmasi aktivitas biologis dan keamanan senyawa serta mempertimbangkan rute pemberian non-oral.


 

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Sulistiowati, T., Prayogi, S., Rosmi, R. F., Ismunandar, A., & Trisnawati, E. (2026). Eksplorasi Potensi Antidiabetes Senyawa Khas Bunga Telang (Clitoria ternatea (L.)) Terhadap Reseptor PPAR-γ Melalui Penambatan Molekuler. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 9(1), 8-25. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol9no1p8-25
Bagian
Articles
Biografi Penulis

Syaiful Prayogi, Universitas Peradaban

Dosen, Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Peradaban, Indonesia

Resa Frafela Rosmi, Universitas Peradaban

Dosen Jurusan Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Peradaban Bumiayu, Indonesia

Aziez Ismunandar, Universitas Peradaban

Dosen Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Peradaban Bumiayu, Indonesia

Eka Trisnawati, Universitas Peradaban

Dosen Jurusan Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Peradaban Bumiayu, Indonesia